Madu Buloh Seuma, Terjamin Kemurniannya

“Madu di Buloh Seuma dijamin kemurniannya. Tidak ada perilaku mencampur madu dengan bahan lainnya di kampung ini,” kata Zainuddin, Geusyik Kuta Padang

 

Buloh Seuma menyimpan banyak potensi alam. Dua diantaranya yang sangat terkenal adalah ikan air tawar seperti ikan lele dan ikan gabus serta madu. Dua hasil alam ini melimpah di tanah Buloh Seuma. Ikan lele dan gabus dari Buloh Seuma dikenal lezal, sementara madu dikenal melimpah dan terjaja keorisinilannya.

Lebah-lebah liar membuat sarang di pohon-pohon besar di hutan rawa yang mengelilingi Buloh Seuma. “Pohon-pohon besar yang terdapat sarang lebar itu ada pemiliknya dan secara turun-temurun diwariskan dari generasi ke generasi,” kata T. Mansurdin, Kepala SD Buloh Seuma, kepada Tabangun Aceh, Jumat (4/10/2013).

Menurut Mansurdin, dalam setahun terdapat dua kali panen madu; sekali panen besar dan sekali panen sedang. Setiap pohon mempekerjakan sekitar 30 orang dengan tugas yang berbeda-beda. Secara keseluruhan, tatkala panen besar menghasilkan madu sekitar 5 ribu jerigen ukuran 24 liter. Artinya, sekali panen menghasilkan madu sekitar 120 ribu liter.

Warga Buloh Seuma biasa menjual madu dalam jerigen ukuran 2 liter, dan mereka menyebutnya dengan ukuran are. Harga madu biasa untuk ukuran jerigen kecil atau 1 are Rp. 250 ribu. Sementara untuk madu hitam harganya lebih mahal, bisa mencapai Rp. 350 ribu per are.

“Madu di Buloh Seuma dijamin kemurniannya. Tidak ada perilaku mencampur madu dengan bahan lainnya di kampung ini. Tapi, kalau yang dipasarkan di luar kampung ini tak berani kami jamin lagi keasliannya,” kata Zainuddin, Geusyik Kuta Padang.

Dari amatan Tabangun Aceh, madu produksi Buloh Seuma tampak belum dikemas dengan baik dan higeinis. Dalam jerigen madu masih terdapat serbuk pohon hingga tubuh lebah. Kita harus menyaring kembali madu murni itu sebelum dikonsumsi. Tapi madu produk Buloh Seuma terasa original ketika ditelan, dan tak berubah walau disimpan lama. Disinilah mungkin butuh pelatihan dari instansi terkait sehingga warga dapat mengemas madu produk hutan Buloh Seuma dengan lebih baik di masa mendatang. [hasan basri m nur]

Gambar

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s